Ruang Baca

Ruang baca merupakan ruang yang digunakan oleh pengguna atau pengunjung perpustakaan untuk membaca bahan pustaka. Ruang baca bukanlah sekedar ruangan untuk membaca, melainkan sebagai sarana perekaman informasi dari sumber ilmu agar lebih “khusyuk”. Penempatan ruang baca pada umumnya berdekatan dengan koleksi, atau ruang koleksi dan ruang baca digabungkan dalam satu ruangan jika layanan yang dilakukan sistem terbuka. Fasilitas baca adalah perlengkapan perpustakaan yang disediakan di ruang baca untuk keperluan pengunjung perpustakaan seperti meja baca, kursi baca dan study carrel.

Pemustaka dapat mencari referensi-referensi penunjang baik untuk tugas mata kuliah maupun untuk penelitian mahasiswa dan dosen.

Lemari Locker

Lemari Locker hanya digunakan oleh pengunjung perpustakaan AKPER Mappa Oudang Makassar. Barang-barang milik pengunjung (tas, jaket,) diwajibkan untuk diletakkan di locker, Pengunjung locker wajib lapor bila locker di bawa kuncinya…

Barang-Barang Berharga Seperti (Dompet, Lapktop, Handphone, dan Perhiasan Emas) Di Bawa Masing_Masing. Kehilangan Barang Bawaan Anda Kami Tidak Bertanggung Jawab Sepenuhnya.

E-Learning

E-learning adalah salah satu teknologi dengan pertumbuhan tercepat dan akan melanjutkan trennya jauh ke masa depan. Tujuan e-learning adalah untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar bagi siswa dan Mahasiswa. American society for training and development (ASTD) mendefinisikan e-learning sebagai pengajaran dan pembelajaran yang disampaikan, memungkinkan atau menengahi tujuan belajar. E-learning adalah bentuk pembelajaran yang menggunakan jaringan untuk pengiriman. Hal ini juga dikenal sebagai pembelajaran terdistribusi, pembelajaran jarak jauh dan teknologi yang memungkinkan pembelajaran. E-learning memberdayakan pergeseran paradigma dari kelas tradisional ke lingkungan belajar digital berbasis jaringan.

Sistem Informasi

Sistem Informasi Perpustakaan adalah sistem yang dibuat untuk memudahkan petugas perpustakaan dalam mengelola suatu perpustakaan. Semua di proses secara komputerisasi yaitu digunakannya suatu software tertentu seperti software pengolah database. Petugas perpustakaan dapat selalu memonitor tentang ketersediaan buku, daftar buku baru, peminjaman buku dan pengembalian buku.

Dengan sistem ini, peminjam buku maupun yang mengembalikan buku tidak perlu menunggu lama untuk proses peminjaman/pengembalian buku. Petugas perpustakaan pun tidak akan mengalami kesulitan dalam proses pelaporan kepada kepala perpustakaan.

Objek
1. Petugas perpustakaan
2. Buku, cd, majalah
3. Peminjaman
4. Pengembalian
5. Pelaporan
6. Anggota

Proses
Petugas -> jadwal petugas -> petugas jaga
Petugas -> anggota -> anggota baru
Petugas -> peminjaman -> buku dipinjam
Petugas -> pengembalian -> buku yang dikembalikan
Petugas -> pelaporan -> kepala perpustakaan

Kamus data
Data anggota : kd_anggota, nama_anggota, alamat_anggota
Data buku : kd_buku, judul_buku, pengarang_buku, penerbit_buku
Data peminjaman : kd_anggota, kd_buku tgl_pinjam, tgl_kembali
Data Pengembalian : kd_anggota,kd_buku, tgl_pinjam, tgl_kembali, denda
Data petugas : nik, nama_petugas, alamat_petugas

                                                Dst.
E-Learning

E-learning adalah salah satu teknologi dengan pertumbuhan tercepat dan akan melanjutkan trennya jauh ke masa depan. Tujuan e-learning adalah untuk meningkatkan kualitas pengalaman belajar bagi siswa dan Mahasiswa. American society for training and development (ASTD) mendefinisikan e-learning sebagai pengajaran dan pembelajaran yang disampaikan, memungkinkan atau menengahi tujuan belajar. E-learning adalah bentuk pembelajaran yang menggunakan jaringan untuk pengiriman. Hal ini juga dikenal sebagai pembelajaran terdistribusi, pembelajaran jarak jauh dan teknologi yang memungkinkan pembelajaran. E-learning memberdayakan pergeseran paradigma dari kelas tradisional ke lingkungan belajar digital berbasis jaringan.

Kerja Sama

Kerjasama perpustakaan merupakan kegiatan yang melibatkan dua atau lebih perpustakaan untuk mencapai satu tujuan yang sama. Kerjasama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna, karena tidak satu pun perpustakaan yang mampu berdiri sendiri, dalam hal koleksi perpustakaan juga tidak mampu memenuhinya sebagai kebutuhan informasi. Selain Itu, juga tidak satu pun perpustakaan dapat berdiri sendiri dalam arti koleksinya mampu memenuhi kebutuhan informasi pemakainya, maka diperlukan kerja sama antar perpustakaan.

Bergabunglah bersama kami, dapatkan berbagai keunggulan

Bebas biaya praktik rumah sakit